Si Masalalu



Fitrah yang disalahi, 
mengikis setiap tetes anggur adam.
Hati seperti mati.
Hitam, pekat, tersimpan didalam.
Diam seperti tak tau jalan.
Wahai sang pemilik alam
Dekap diri yang sedang memperbaiki


               Ketika saya melihat blog ini rasanya buku ceritaa yang ceritanyaaa aneh . Saya bingung ingin menulis apa, tapi kalau dibaca ulang semua tulisan disini lebih ke tentang hati ya. Jadi kaya tempat curhat yang bisa dilihat semua orang haha. Duh saya jadi merasa sedikit mual membaca semua tulisan lama saya -receeh bangett ewww parahh-  Siapapun yang udah mau baca dipaksa ataupun sukarela terima kasih yaa. saya sangat ingin istiqomah dalam menulis, sampai hari ini belum terlaksana. 
              Banyak hal yang lebih indah di rangkai dengan kata meski tidak diucap, banyak hal yang kadang membuat saya merasa nyaman ketika membacanya. terima kasih juga untuk kalian yang sampai hari ini masih sangat istiqomah menulis menyampaikan hal-hal baik, barangkali satu atau dua kalimat yang pernah kalian tulis juga pernah membuat saya tersenyum atau merasa lebih baik. saya adalah pena yang di sandingkan dengan kertas kosong, karena saya sangat gemar sekali menciptkan coretan di kertas kosong. 
               Saya sedang berusaha dengan sangat perlahan untuk meninggalkan hal-hal yang kurang baik. kadang saya masih melakukannya satu atau dua kali, saya berusaha dengan sepenuh hati untuk meninggalkan kegiatan yang sia-sia , karena kadang yang sia-sia memakan waktu lebh banyak daripada kegiatan yang sangat bermanfaat. kadang kalau cuma scrol beranda sosmed kek 30 menit berasa 5 menit eh pas baca buku kuliah 30 menit berasa 2 jam. 

emg kalau ga dibiasain susahhhh~
yuuu semangat lagi, yuuu produktif, yuuu hidup sehat dan hidup baik!


Komentar

Posting Komentar