Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Si Masalalu

Gambar
Fitrah yang disalahi,  mengikis setiap tetes anggur adam. Hati seperti mati. Hitam, pekat, tersimpan didalam. Diam seperti tak tau jalan. Wahai sang pemilik alam Dekap diri yang sedang memperbaiki                   Ketika saya melihat blog ini rasanya buku ceritaa yang ceritanyaaa aneh . Saya bingung ingin menulis apa, tapi kalau dibaca ulang semua tulisan disini lebih ke tentang hati ya. Jadi kaya tempat curhat yang bisa dilihat semua orang haha. Duh saya jadi merasa sedikit mual membaca semua tulisan lama saya -receeh bangett ewww parahh-  Siapapun yang udah mau baca dipaksa ataupun sukarela terima kasih yaa. saya sangat ingin istiqomah dalam menulis, sampai hari ini belum terlaksana.                   Banyak hal yang lebih indah di rangkai dengan kata meski tidak diucap, banyak hal yang kadang membuat saya merasa nyaman ketika membacanya. terima kasih juga untuk kal...

Yang sering aku lupakan

Gambar
            ketika saya berusaha menjadi baik pasti Allah selalu kasih perantatra lewat orang-orang baik. Saya sedang lelah dengan banyak hal, lebih ke duniawi sih. akhir-akhir ini hal baik dan kurang baik selalu datang bersamaan. keputusan besar yang pernah saya pilih masih menyimpan bekas. rasanya ingin mengeluh. Padahal tanpa mengeluh pun saya bisa saja lebih memahami hal-hal yang menciptakan lelah. Ada beberapa waktu yang sering saya lupakan. Pertama, waktu untuk diri sendiri.  Luangkan satu waktu untuk diri sendiri jangan cuma sekali, harus terjadwal dannn kamu pasti bisa melakukan hal-hal baik untuk diri sendiri. Lakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan tetapi sering kamu tahan. menangislah, tertawalah, peluk diri kamu! Lupakan siapapun atau apapun yang ada difikaran! fokus dengan diri sendiri. coba lebih sering ajak bicara dan bilang terima kasih pada diri sendiri. Kedua, waktu sebelum tidur. Coba maafkan sipapun yang membuat harimu melela...

Menyerah?

Gambar
Yang selalu terlihat kuat belum tentu kuat kan? Yang selalu terlihat baik-baik saja belum tentu memang keadaannya baik bukan? Ketika hati saya selalu merasakan kesedihan, semua tidak akan terlihat menyedihkan jika kita tak menampakkan. Saya merasa jatuh! Bahkan bertempur pun belum, saya merasa tak baik padahal saya berusaha berbuat baik. Boleh kah saya menyerah? Ketika kedua orang tua teringat, Bolehkah saya menciptakan kecewa kepada mereka? Ketika saya berusaha menyampaikan keluh mereka selalu mengatakan " ini mudah, ini baik, ini selalu menyenangkan, kamu pasti bisa" katanya. Ketika beberapa kata yang menjadi kalimat itu selalu teringat, saya berusaha untuk tidak menyerah.  Berusaha untuk tidak mengecewakan. Tadinya, saya sempat menjadi keluarga yang berkecukupan. Bahkan bisa dibilang lebih, ketika keadaan tidak sama lagi, dan Keadaan yang menciptakan kegelisahan. Saya merasa malas, sangat malas, saya takut, saya tidak merasa nyaman, selalu terpikir hal yang...